Perkuat Sinergi, KKG PAI Korwil Timur Dorong Profesionalitas Guru Menuju Pendidikan Berkarakter
Semangat meningkatkan kualitas pendidikan Islam terus digaungkan melalui Rapat Kerja Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Jawa Timur Korwil Timur yang digelar di RM Pasuruan, Sabtu (31/10).
Mengusung tema “Bersinergi Meningkatkan Profesionalitas Guru PAI untuk Pendidikan Islam yang Berkarakter”, kegiatan ini diikuti sekitar 100 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dari sembilan kabupaten/kota.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Hj. Siti Rohana, S.T., M.Si., Kabid Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Pasuruan, jajaran pengurus KKG PAI Provinsi Jawa Timur, serta pengurus KKG PAI Kota Pasuruan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antarguru untuk meningkatkan profesionalitas sekaligus memperkuat kualitas pendidikan agama Islam.
Menurutnya, guru PAI memiliki peran strategis, bukan hanya dalam menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
“Profesionalitas guru perlu terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan zaman. Melalui sinergi dan kolaborasi, guru PAI diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Rapat kerja ini menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, sekaligus menyatukan langkah dalam mengembangkan kualitas pendidikan agama Islam di Jawa Timur, khususnya di wilayah Korwil Timur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para GPAI semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya. Lebih dari itu, guru PAI diharapkan terus mengambil peran penting dalam mencetak generasi yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas.